Langsung ke konten utama
3 April 2016

Copas

🌈Pelangi Guru Indonesia🌈

💫 Ada guru anyar
 mengajar badan gemetar
 jantung berdebar 

💫 Ada guru cetar
isi tasnya bukan alat mengajar, tetapi alat kosmetik dan gadget anyar, mau pulang malah macak biar kelihatan segar

💫ada guru bayar 
mau kerja jika ada uang berlembar 

💫ada guru nyasar
 lulusan agama malah olah raga yang diajar 

💫ada guru saudagar
sambil ngajar jualan baju, kain batik, tupperware, pulsa, hingga jilbab 3 kali bayar 

💫ada guru gusar
 cuma mutar-mutar kerjaan gak kelar, apalagi data dapodik blm kelar hati seperti ambyar

💫ada guru sangar
 senengnya plak buk aww jago nampar! 

💫Ada guru gempar
gemar lempar aneka issu mengeluh selangit menggelegar 

💫ada guru kurang ajar
palsukan ijazah, jual kunci jawaban, suka korupsi, huh dasar! 

💫Ada guru sabar
pensiun tinggal sebentar ubannya menyebar tetap mengajaaaaar 

💫ada guru tegar 
rela mengajar di tempat jin kopdar hingga pelosok, meski honornya tidak wajar 

💫ada guru sadar 
guru itu pilihan yang mengakar, bukan sambilan atau kelakar 

💫ada guru pintar
lejitkan potensi pelajar,
terus dan terus tdk lelah untuk belajar

💫 ada guru benar
ia sadar 
ia pintar
ia tegar dan sabar
ia adalah lampu pijar
hingga ..
siswa berbinar
madrasah bersinar 
negeri pun menjadi besar

Guru yang manakah kita? Monggo pilih, sebab jadi guru itu pilihan.. 😎

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita AKU ANAK HEBAT

 CERITA AKU ANAK HEBAT             Namaku Ahmad, aku anak laki-laki berumur 6 tahun. Rambutku lurus, warna kulitku kuning langsat. Aku sekolah di Taman Kanak-kanak Harapan Bangsa. Aku tinggal bersama nenek dan paman di desa Suka Damai. Wuuushsh! Wuuushsh! Suara angin meniup pohon-pohon tinggi di dekat rumahku. Gemericik suara air mengalir dari sawah ke banda samping rumahku. Jalanan sepi, siang itu panas sekali. Aku pulang sekolah. “Assalamualaikum!  Tok! Tok! Tok! Nek, Nenek! Ahmad datang,nek.” “Walaikumussalam, cucuku. Alhamdulillah, kamu sudah datang, nak.” Akupun langsung meletakkkan sepatu dan tas pada tempatnya. Tak lupa ganti pakaian lalu cuci tangan dan kaki. Nenek mengajarkanku agar cuci tangan dan kaki setiap pulang sekolah agar debu-debu dan kuman yang menempel, bersih dari anggota tubuh kita. Seperti biasa, nenek langsung mengajakku makan di meja makan. “Ayo, nak! Kita makan dulu....

PENDEKATAN HOLISTIK DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI di TK

                                                                                     PENDEKATAN  HOLISTIK DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI di TK Undang-Undang Nomor 20 tahun 3003 tentang Sistim Pendidikan Nasional Bab I pasal 1 butir 14 menyatakan bahwa, “Pendidikan anak usia dini merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun, yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani, agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.” Mendidik anak usia dini adalah mempersiapkan generasi. Melatih anak usia dini adalah mempersiapkan pemimpin masa depan yang dapat melaksanakan hablun minallah dan hablun minannas dengan...

MENDHEM JERU MIKUL DHUWUR

Mendhem jeru mikul duwur adalah pribahasa bahasa Jawa. Pribahasa tersebut memiliki makna terkait berbakti kepada orang tua. Mendhem jeru berasal dari dua kata yaitu mendhem yang artinya mengubur, dan jeru artinya dalam sekali. Arti umumnya adalah mengubur dalam-dalam hingga tak ada yang terlihat. Adapun maksud dari pribahasa tersebut adalah seorang anak jika mendapati kekurangan, kesalahan atau aib dari orang tuanya atau ayah ibunya, hendaklah menyimpan dan menyembunyikan sebaik mungkin. Agar tidak diketahui oleh orang lain. Jangan sampai karena dinasehati orang tua menimbulkan rasa tidak suka, muncul rasa kesal. Atau karena kondisi ekonomi orang tua ia mereka tidak memiliki tempat tinggal yang layak, kontrak rumah berpindah-pindah, atau memiliki rumah tapi sangat sederhana, malu dengan tetangga dan teman. Karena tekanan ekonomi dan sosial menjadikan emosi orang tua tidak stabil, akhirnya menimbulkan sakit hati atau kebencian anak kepada orang tua. Rasa benci dan sakit hati...