Kemarin, hari Jumat, tanggal 13 Januari 2014 Anak-anak murid di TKku sudah pada pulang. Tinggallah si cantik dan si ganteng. Keduanya anak yang pintar dan pemberani. Saat si cantik melihat teman-teman pulang, ia berdiri ditepi pintu. Semntara si ganteng masih duduk di tikar sedikit bergeser di belakang si cantik. Sementara, diriku melepas anak-anak yang lain pulang.ada yang bersalaman denganku dari kelompok kelas sebelah. Tentu saja aku tak melihat si cantik dan si ganteng walau aku aku juga duduk di pintu yang sama namun membelakangi mereka. Tiba-tiba ku dengar tangisan memecah suasana. Tentu saja aku kaget. Tangisan itu adalah tangisan si ganteng. Bagai tak percaya, namun ini terjadi. Karena si ganteng anak yang lincah dan pemberani. Apalagi masalah bergelut sesama kawan laki-laki. Uih! Mantap. Tapi kali ini, kanapa nangis ya? Padahal gak ada kudengar mereka bergelut atau saling memukul. Setelah kutanya "kenapa?", ternyata... si ganteng sedih bukan kepalang. Ia m...