Langsung ke konten utama

Anakku

10 Oktober 2016

Copas

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

~ HANYA SOAL WAKTU ~

Hanya soal waktu...
Saat kau ingin rumah bisa sebersih dan serapih rumah-rumah seperti dalam majalah-majalah yang sering kau irikan itu..

Maka... 
nikmatilah setiap detik letihmu yang harus berpuluh kali membereskan kekacauan yang mereka buat

Hanya soal waktu...
Saat mereka tak mau lagi kau gandeng, peluk atau sekedar kau cium rambutnya

Maka... 
berbahagialah ketika mereka selalu membuntutimu kemanapun kakimu melangkah, 
meski kadang hal itu mengesalkanmu,
bagi mereka tak ada yang lain selainmu

Hanya soal waktu...
Saat kau tak lagi jadi si serba tahu dan tempat mengadu

Maka... 
bersabarlah dengan rentetan pertanyaan juga celoteh riang dari mulut mungil mereka yang kadang membuat dahimu mengernyit atau keasyikanmu terhenti

Hanya soal waktu...
Saat mereka mulai meminta kamarnya masing-masing dan melarangmu mengutak atik segala sesuatu yang ada di dalamnya

Maka... 
tahan emosimu dari rengekan manja mereka saat minta kelon atau dongeng sebelum tidur ketika mata 5 wattmu juga meminta haknya

Hanya soal waktu...
Saat mereka menemukan separuh hatinya untuk selanjutnya membangun sarangnya sendiri
Mungkin saat itu posisimu tak lagi sepenting hari ini

Maka... 
resapilah setiap mili kebersamaanmu dengan mereka selagi bisa

Karena tak butuh waktu lama menunggu kaki kecil mereka tumbuh menjadi sayap yang akan membawanya pergi menggapai asa dan cita

Kelak kau hanya bisa menengok kamar kosong yang hanya sekali dua akan ditempati penghuninya saat pulang...

Termangu menghirup aroma kenangan di dalamnya dan lalu tercenung 
"Dulu kamar ini pernah begitu riuh dan ceria..." 
Dan kau akan begitu merindukannya

Kelak kau akan sering menunggu dering telepon mereka untuk sekedar menanyakan, 
"Apa kabarmu Ibu, Ayah?"

Dan kau akan begitu bersemangat menjawabnya dengan cerita-cerita tak penting hari ini

Kelak kau akan merindukan acara memasak makanan kegemaran mereka dan merasa sangat puas saat melihat hasil masakanmu tandas di piring mereka

Janganlah keegoisanmu hari ini akan membawa sesal di kelak kemudian hari

Kau takkan pernah bisa memundurkannya sekalipun sedetik untuk sekedar sedikit memperbaikinya

Karena Waktu berjalan...

Ya... 
waktu berlari...
Tidak.... 
ia bahkan terbang...
Dan dia tak pernah mundur kembali...

MARI KITA SAYANGI ANAK KITA SEPENUH HATI, SELAGI MASIH ADA WAKTU

(Sumber: Shahnaz Haque, 
dengan sedikit perubahan tanpa mengurangi maksud)

~~
Untuk Bapak-Ibu Yang Sering Jengkel Dengan Si Buah Hati

Sebuah nasihat yang sangat mengena bagi orangtua yang sering jengkel dengan perilaku anak-anaknya di rumah.

Momen saat anak-anak masih kecil,
sering bikin berantakan rumah, bikin kotor, corat-coret tembok, meja...
atau perilaku lainnya.

Sosok kecil yang selalu mengikutimu kemana pergi, yang selalu ramai dengan celotehnya...

Lalu tanpa kau sadari...
Mereka telah tumbuh besar, dewasa dan pergi...

Momen yang merepotkan dan sering membuatmu jengkel itu tak 'kan lagi terulang...

Dan kau akan begitu merindukannya...
~~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita AKU ANAK HEBAT

 CERITA AKU ANAK HEBAT             Namaku Ahmad, aku anak laki-laki berumur 6 tahun. Rambutku lurus, warna kulitku kuning langsat. Aku sekolah di Taman Kanak-kanak Harapan Bangsa. Aku tinggal bersama nenek dan paman di desa Suka Damai. Wuuushsh! Wuuushsh! Suara angin meniup pohon-pohon tinggi di dekat rumahku. Gemericik suara air mengalir dari sawah ke banda samping rumahku. Jalanan sepi, siang itu panas sekali. Aku pulang sekolah. “Assalamualaikum!  Tok! Tok! Tok! Nek, Nenek! Ahmad datang,nek.” “Walaikumussalam, cucuku. Alhamdulillah, kamu sudah datang, nak.” Akupun langsung meletakkkan sepatu dan tas pada tempatnya. Tak lupa ganti pakaian lalu cuci tangan dan kaki. Nenek mengajarkanku agar cuci tangan dan kaki setiap pulang sekolah agar debu-debu dan kuman yang menempel, bersih dari anggota tubuh kita. Seperti biasa, nenek langsung mengajakku makan di meja makan. “Ayo, nak! Kita makan dulu....

PENDEKATAN HOLISTIK DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI di TK

                                                                                     PENDEKATAN  HOLISTIK DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI di TK Undang-Undang Nomor 20 tahun 3003 tentang Sistim Pendidikan Nasional Bab I pasal 1 butir 14 menyatakan bahwa, “Pendidikan anak usia dini merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun, yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani, agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.” Mendidik anak usia dini adalah mempersiapkan generasi. Melatih anak usia dini adalah mempersiapkan pemimpin masa depan yang dapat melaksanakan hablun minallah dan hablun minannas dengan...

MENDHEM JERU MIKUL DHUWUR

Mendhem jeru mikul duwur adalah pribahasa bahasa Jawa. Pribahasa tersebut memiliki makna terkait berbakti kepada orang tua. Mendhem jeru berasal dari dua kata yaitu mendhem yang artinya mengubur, dan jeru artinya dalam sekali. Arti umumnya adalah mengubur dalam-dalam hingga tak ada yang terlihat. Adapun maksud dari pribahasa tersebut adalah seorang anak jika mendapati kekurangan, kesalahan atau aib dari orang tuanya atau ayah ibunya, hendaklah menyimpan dan menyembunyikan sebaik mungkin. Agar tidak diketahui oleh orang lain. Jangan sampai karena dinasehati orang tua menimbulkan rasa tidak suka, muncul rasa kesal. Atau karena kondisi ekonomi orang tua ia mereka tidak memiliki tempat tinggal yang layak, kontrak rumah berpindah-pindah, atau memiliki rumah tapi sangat sederhana, malu dengan tetangga dan teman. Karena tekanan ekonomi dan sosial menjadikan emosi orang tua tidak stabil, akhirnya menimbulkan sakit hati atau kebencian anak kepada orang tua. Rasa benci dan sakit hati...