Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Ibu oprasi mata

IBU... Bak bintang yang sentiasa tunjukkan jalan ditengah gulita. Bak rembulan yang sentiasa pancarkan kedamaian. Bak mentari yang sentiasa tebarkan kehangatan. Bak samudera yang sentiasa musnahkan dahaga Bak melati yang sentiasa harumkan aroma IBU... Kau surga bagi anak cucu.. Terimakasih atas semua cinta... Kesempatan ini datang di luar rencana. Kekayaan hati ibu tiada terperi... Mari syukuri... Nikmat dan indahnya kehadiran ibu Moga sehat sertaimu selalu... #bintanngnyatetapibu# Di ekspos FB 25 mei 2019

Bang rido datang

Alhamdulillah... Sesaat telp dengan Rashdan dan Rafshan, Masjid sedang berkumandang ibdah Junat, tiba-tiba bang Rido datang secara mengejutkan. Alhamdulillah sambil kupeluk, kubersyujur, anakku masih diselamatkan Allah saat kecelakaan mengerikan itu terjadi. Allahuakbar.  Bang Rido pun memeluk umi, menanyakan kondisi kaki sebelah umi yang masih di gip karena retak saat keseleo.

Zhou Qunfei

𝗔𝗡𝗔𝗞 𝗗𝗘𝗦𝗔 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗡𝗬𝗔𝗥𝗜𝗦 𝗧𝗔𝗞 𝗣𝗨𝗡𝗬𝗔 𝗠𝗔𝗦𝗔 𝗗𝗘𝗣𝗔𝗡 Indratno Widiarto  Di sebuah jamuan makan malam kenegaraan antara Amerika Serikat dan China, perhatian banyak orang justru bukan tertuju pada Donald Trump, bukan pula pada Elon Musk atau Tim Cook. Mata banyak orang malah berhenti pada satu sosok perempuan yang duduk tepat di tengah mereka. Namanya: Zhou Qunfei. Banyak orang di luar China mungkin baru mendengar namanya saat itu. Padahal, diam-diam, perempuan ini adalah salah satu sosok paling berpengaruh dalam industri teknologi modern. Hampir setiap hari, miliaran manusia menyentuh hasil pekerjaannya—tanpa pernah tahu siapa dia. Karena setiap kali orang memegang iPhone, Samsung, iPad, atau layar mobil pintar modern, kemungkinan besar mereka sedang menyentuh kaca buatan perusahaannya. Dan kisah hidupnya nyaris terdengar seperti cerita film. Zhou Qunfei lahir di sebuah desa miskin di Hunan, China. Hidup tidak memberi dia awal yang mudah. Ibunya ...