Langsung ke konten utama

Postingan

Bakti

Nasehat yang sering kudengar dari orang-orang baik adalah, bersyukurlah jika ayah bundamu masih hadir menemanimu di dunia. Doa-doanya selalu dilantunkan untuk keselamatanmu. Kisah malin kundang, itu pertanda seorang ibu yang sudah tak tahan lagi menanggung rindu kepada putera yang telah dikandung dan dibesarkannya.  Setelah hidup berumah tangga, sang anak lupa  kepada orang yang harus dimuliakannya, IBU. Kisah Alqamah, zaman Rasulullah saw. Betapa dahsyat kasih sayang, maaf dan doa ibunda. Hingga menghentikan siksa yg diterima semasih di dunia, karena durhaka. Setiap ibu, dengan rela mengandung. Bertaruh nyawa melahirkan. Berjuang, bekerja siang malam, sanggup menanggung derita untuk sang buah hati. Betapa teririsnya hatiku jika melihat, mendengar keluh seorang ibu yang menanggung rindu kepada anak. Beberapa kali sudah kutemui ibu seperti itu. Mengapa para ibu masih sabar? Karena ibu masih berharap anaknya selamat. Jangan sampai anaknya celaka. Bersyukurlah jika ayah bun...

Lomba mendongeng

Lomba Mendongeng Menurutku, perlombaan bagi seorang guru pada hakekatnya bukan semata-mata mencari juara, sensasi, atau imbalan sesaat. Namun kompetisi bagi guru berguna untuk mengasah bakat, melatih percaya diri, mengukur kemampuan, melatih mengelola emosi dengan menerima kekurangan diri dan terus memperbaiki, mengakui kelebihan orang lain, menambah pengetahuan dan wawasan untuk meningkatkan kualitas diri dalam melayani anak didik secara profesional. (Sedihtahuninigakadapesertalombamendongeengdarikotaku....)

Duta bahasa

Duta bahasa Setetes embun penyejuk. Masih dalam ajang duta bahasa SUMBAR. Kesekian kali bertemu dan berbincang dengan para pejabat dari Balai Bahasa SUMATERA BARAT, hal yang selalu kutunggu adalah mendapat setes embun penyejuk dari para maestro bahasa. Kepala BB Sumbar sekaligus juri 1, bapak Drs.Dwi Sutana,M.Hum., Juri 2, saudari Annike Febyfiolina, juara 2 nasional Duta bahasa beberapa tahun lalu, Juri 3, Dr.Sawirman, baoak dosen dari Universitas Andalas, Kasubag, ibu Herlinda,M.Hum., Pembina bahasa, bapak Wahyudi,M.Hum., Ibu Andriana Yohan,M.A. "Cara berpikir seseorang akan sangat tergantung dengan siapa bergaul." Berpikir besar, berpikir kritis, berpikir positif, namun tetap santun dalam berbahasa, tegas, lugas, jelas, dalam berkomunikasi, smart, energik dalam dalam body languagenya, serasa akrab dan menyatu dalam bertutur. Meski ada satu karakter inti yang membedakan, yaitu budaya. Senyum berwibawa, selalu terpancar saat mengungkap makna kata, tetap terasa be...

Parentinh

Parenting Parenting PAUD. Sungguh luas materi parenting. Mengingat menimbang dan memutuskan, bahwa setiap anak memiliki keluarga, latar belakang yang berbeda-beda. Keadaan orang tua, terutama pendidikan, keadaan masyarakat, keadaan ekonomi, lingkungan dan lainnya, sangat memberikan kontribusi terhadap gaya dan pola orang tua dalam mendidik anak. Bagi orang tua yang memiliki anak usia dini, hal-hal yang harus diperhatikan adalah: Memberikan kebutuhan utama anak baik jasmani dan rohani. Kebutuhan jasmani berupa: 1. Memberikan makanan halal lagi baik. Baik jenis maupun cara memperolehnya. 2. Memberikan pakaian sesuai dengan syariat dan kondisi. 3. Menjaga kesehatan dan kebersihan baik fisik maupun lingkungan, makanan sehat, rumah sehat, lingkungan sehat. Kebutuhan rohani, berupa: 1. Menanamkan keimanan dan tauhid yang lurus dan benar kepada ALLAH SWT. 2. Memberikan pengenalan dan pembiasaan mengamalkan syariat Islam sesuai sunnah Rasulullah SAW. 3. Melaksanakan dan menjadi te...

Temu penyair

Temu penyair Perhelatan GADANG kota Padang Panjang Temu Penyair se-Asia Tenggara Para tamu dari Thailand, Malaysia, Singapur, Brunai, Timor Leste, dan tentunya dari Sabang sampai Merauke Meski sesaat mengikuti seminar, mendengar  profesor dari Thailand, mampu membuka wawasanku ttg tingginya makna sastra dalam membangun peradaban. Sejarah sastra Pattani yang tergeser oleh bahasa Thai. Satu lagi... Syair yang tergores dari tetesan pena mereka Membuatku ternganga Puisi yang mengalun lintas ilmu Menjadikanku terpaku Ekonomi, sosial, budaya dan... agama sbg dasar penguatan karakter anak bangsa. Ada 1 yang menggelitik Tentang politik... Belum ada 1 pun penjahat atau koruptor yang sadar dari sindirian pembacaan puisi... Oh... puisi... aku hanya bisa menikmati... Pesona kampung halaman, damainya tanah tumpah darah, tentang rindu, tentang ibu, tentang sukma, tentang cinta, tentang sang maha CINTA. Betapa indahnya jika kita kumpul bersama Betapa megahnya jika para murid men...

Pak ANIES

Pak ANIES Membaca tulisan-tulisan pak Anies, serasa hidup segar kembali. Masih ada harapan dan banyak lagi pelajaran di muka bumi yang bisa dan harus dipetik satu demi satu. Apapun alasan pak Anies dilengserkan, karena mungkin gagal mewujudkan kartu pintar dan sebagainya, itu adalah hak prerogatif pak Jokowi  sebagai presiden. Tujuannya tentu memberikan yang terbaik untuk rakyat. Yang pasti rencana sang maha Pencipta, sang Maha Kuasa, sang Bijaksana dan segala Maha, lebih teratur rapi dan indah pada saatnya. Saat ini, meski tendangan demi tendangan pak Anies untuk memasukkan bola ke gawang mendapat goll goll cantik, belum sampai pada  puncaknya. Menurutku, meski pak ANIES HEBAT LUAR BIASA, ini masih baru merangkak. Belum berjalan, apalagi berlari. Bicara bahasa Inggris yang seakan wes ewes ewes bablas angine, menjadi orator bak bung Karno yang muncul kembali menggoncangkan dunia, tanpa teks dan tanpa didikte siapapun, mungkin belum seberapa. Karena orang lain mungkin m...

Ombak dimalam hari

OMBAK DIMALAM HARI Alhamdulillah... Seingatku kali ini minggu kelima bermalam di sini. Ditepian pantai Padang perkampungan transito ulak karang. Malam terasa sunyi. Namun di ruang kamar yang luas ini, putaran kipas angin gantung di atas lantai aku berada, masih bergemuruh. Kipas berputar bagai tiada henti. Menyejukkan gerah keringat meski malam hari. Maklum, kota tepi pantai. Segemuruh itu putaran kipas angin, ternyata tak mampu mengalahkan gemuruh debur ombak tepat di belakang rumah didepan ru mah tempat tinggalku saat ini. "BYUR! BYUR! BYUR! Berulang dan berulang. "Duh! Kok penduduk di sini nggak khawatir atau takut ya?" Tanyaku dalam hati. Menurut cerita tuan rumahku, ternyata, dulu lebih banyak lagi rumah di dekat pantai ini. Masih ada perumahan satu gang lagi. Tapi sekarang sudah tiada, karena dihempas ombak perlahan dan pasti. Nah, tinggallah gang yang sekarang ini. Tepat di depan rumah ini. Gang ini masih aman. Apalagi setelah dipasang tumpukan bat...