26 juni 2015
Bahaya Tidur Setelah Sahur
Tidur setelah sahur menurut Islam adalah hal yang kurang baik, karena dapat ketinggalan jamaah Shalat Subuh dan kehilangan berkah pagi hari. Namun ternyata, tidur setelah sahur juga berbahaya bagi tubuh secara medis.
1. Setelah mengkonsumsi makanan (termasuk sahur), sistem pencernaan memerlukan beberapa waktu untuk mencerna dan menyerap nutrisi yang ada di dalam makanan tersebut. Namun bila setelah makan seseorang langsung tidur apalagi terlentang, pencernaan menjadi melambat atau sulit bekerja. Akibatnya, timbullah nyeri di ulu hati dan panas yang menyebar ke dada dan tenggorokan karena meningkatnya asam lambung.
2. Tidur setelah sahur juga bisa memicu terjadinya refluks (makanan berbalik dari lambung ke kerongkongan). Semakin pendek jarak waktu makan (sahur) dan tidur, kemungkinan terjadinya refluks makin besar. Akibatnya saat bangun tidur, kerongkongan panas dan mulut terasa pahit.
3. Bahaya jangka panjang, tidur setelah sahur dipercaya meningkatkan resiko terkena stroke. Berdasarkan penelitian yang dikutip Tribunnews ditemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah terkena stroke. Sebaliknya, orang-orang yang memiliki jeda paling singkat antara makan dan tidur memiliki resiko lebih tinggi terkena stroke.
Komentar
Posting Komentar