Langsung ke konten utama

IBU PENJAHIT

Saat ini roda itu berputar
Jika kemarin teman atau saudara yang merasakan, Kini giliran itu sampai padaku.
Tanpa iman, dunia seakan gulita
Langit seakan runtuh
Separuh jiwa telah pergi
Hidup pun serasa tiada arti

Itu bisikan.
Ya... bisikan yang hendak melemahkan
Hendak menjatuhkan

Allah masih memberi kesempatan padaku. 
Hidup masih berjalan
Islam tak mengijinkan terpuruk berkepanjangan
Bangkit dan kuat itu wajib

Saat hendak mengambil pensiun dini
Agar bisa berbakti pada ibu
Ibu bilang, "jangan nduk"
Saat hendak berhenti bekerja 
Agar dapat memenuhi kesukaan makanan ibu
Ibu bilang, "ojo nduk"
Jalani saja, syukuri apa yang Allah berikan
Ibu adalah sosok yang sangat sabar
Berliku perjalanan ibu hadapi dengan tegar

Apapun dan bagaimanapun
Kematian adalah sebuah pelajaran paling besar
Ia pasti datang
Hakekatnya bukan mendadak
Apalagi cepat terasa.
Hanya hati yang lalai
Kurang dalam berbakti

Begini rasanya ditinggal ibu selamanya...
Jangan pernah menyia-nyiakan waktu bersama ibu
Allah... ampuni dan sayangi ibu... 
Lapangkan kubur ibu, 
Selamatkan dari fitnah dan siksa
Masukkan ibu ke dalam syurga FirdausMu.
Amiiin...

28 Sep 2025 terkirim tulisan ini kepada dek Suhadi di Kaltim.

Foto adalah baju yang ibu jahit dengan tangan ibu sendiri. Alhamdulillah. Semoga mwnjadi amal soleh dan tangan ibu akan bicara sebagai saksi dihadapan Allah SWT. 🤲🥰💐🙏

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita AKU ANAK HEBAT

 CERITA AKU ANAK HEBAT             Namaku Ahmad, aku anak laki-laki berumur 6 tahun. Rambutku lurus, warna kulitku kuning langsat. Aku sekolah di Taman Kanak-kanak Harapan Bangsa. Aku tinggal bersama nenek dan paman di desa Suka Damai. Wuuushsh! Wuuushsh! Suara angin meniup pohon-pohon tinggi di dekat rumahku. Gemericik suara air mengalir dari sawah ke banda samping rumahku. Jalanan sepi, siang itu panas sekali. Aku pulang sekolah. “Assalamualaikum!  Tok! Tok! Tok! Nek, Nenek! Ahmad datang,nek.” “Walaikumussalam, cucuku. Alhamdulillah, kamu sudah datang, nak.” Akupun langsung meletakkkan sepatu dan tas pada tempatnya. Tak lupa ganti pakaian lalu cuci tangan dan kaki. Nenek mengajarkanku agar cuci tangan dan kaki setiap pulang sekolah agar debu-debu dan kuman yang menempel, bersih dari anggota tubuh kita. Seperti biasa, nenek langsung mengajakku makan di meja makan. “Ayo, nak! Kita makan dulu....

PENDEKATAN HOLISTIK DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI di TK

                                                                                     PENDEKATAN  HOLISTIK DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI di TK Undang-Undang Nomor 20 tahun 3003 tentang Sistim Pendidikan Nasional Bab I pasal 1 butir 14 menyatakan bahwa, “Pendidikan anak usia dini merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun, yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani, agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.” Mendidik anak usia dini adalah mempersiapkan generasi. Melatih anak usia dini adalah mempersiapkan pemimpin masa depan yang dapat melaksanakan hablun minallah dan hablun minannas dengan...

MENDHEM JERU MIKUL DHUWUR

Mendhem jeru mikul duwur adalah pribahasa bahasa Jawa. Pribahasa tersebut memiliki makna terkait berbakti kepada orang tua. Mendhem jeru berasal dari dua kata yaitu mendhem yang artinya mengubur, dan jeru artinya dalam sekali. Arti umumnya adalah mengubur dalam-dalam hingga tak ada yang terlihat. Adapun maksud dari pribahasa tersebut adalah seorang anak jika mendapati kekurangan, kesalahan atau aib dari orang tuanya atau ayah ibunya, hendaklah menyimpan dan menyembunyikan sebaik mungkin. Agar tidak diketahui oleh orang lain. Jangan sampai karena dinasehati orang tua menimbulkan rasa tidak suka, muncul rasa kesal. Atau karena kondisi ekonomi orang tua ia mereka tidak memiliki tempat tinggal yang layak, kontrak rumah berpindah-pindah, atau memiliki rumah tapi sangat sederhana, malu dengan tetangga dan teman. Karena tekanan ekonomi dan sosial menjadikan emosi orang tua tidak stabil, akhirnya menimbulkan sakit hati atau kebencian anak kepada orang tua. Rasa benci dan sakit hati...