Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

LAMTORO

Alhamdulillah. 7 November 2025. Pohon lamtoro di belakang samping rumah berbuah lebat sekali. Aku berkabar kepada mbak dan mas ku, bahwa pohon lamtoro ini i u yang menanam. Kalau tidak salah ingatanku bibitnya dari Jember. Ibu sangat telaten jika ada tanaman yang bisa dimanfaatkan sehari-hari. Setelah kukabarkan, mereka memberi tangfapan, alhamdulullah. Berkah utk ibu. Mbak Yul: "Masya allah kui tanduran tinggalane ibuk almhm yo el?? Enak enek trancamen el keki daun luntas.lamtoro kacang panjang cambah terus ojo lali bumbune kek i tempe bosok e panggang ben r sengit👍👍." Mbak Yul menyarankan untuk dimasak trancam. "Enak el tambah teri daun brambang sip.tenan sayure asem sambel". Lek Nik: Alkhandulillaaah ..sek nduwe tinggalan utk mkn d dunia ..tingaalane tuk akherot jg buuanyak banget sampek gk terhitung ndook..ak sg sek nduwe ganjalan ng buk e..smg Alloh mengizinkan dan meridloi....in sya Alloh terlaksana gk tau kapan ..😭😭😭😭😭. Aku masa...

parenting islami

Bismillah 👪> PI (Parenting Islami) >👪 📌PI/5/05/03/2016/AIHQ/PREMIDK 🎒📓🎒📓🎒📓🎒📓🎒📓 〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰 📘Edisi : Sabtu 📆25 Jumadil Awwal 1437 H 📆05 Maret 2016 M 〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰 💝Mengikat Hati Anak, Menjalin Emotional Bonding (Tips Parenting)💝 1| Salah satu tugas pengasuhan adalah membuat ikatan emosi yang kuat antara ortu dan anak yang dikenal dengan istilah emotional bonding 2| Ikatan emosi atau batin ini berpengaruh bagi anak dalam menjalani masa-masa sulit semasa hidup sekalipun tak ada ortu di sisi 3| Tak selamanya ortu mendampingi hidup anak. Ia harus tumbuh mandiri dengan potensinya. Emotional bonding yang kuat terhadap ortu sebagai pengarah 4| Setidaknya ada beberapa masa kehidupan dalam diri anak dimana ia alami krisis : pra sekolah, pra puber, pubertas, pra nikah dan nikah 5| Di masa-masa tersebutlah ia butuh bimbingan dan arahan. Maka meski tak ada ortu di sisi, nasehat-nasehat dan teladan ortu tetap dijaga selama masih ada ikatan batin 6| Hal ini lah yang dialami oleh N...

Nabi Musa

Tempat yang tertinggi (Al-'A`rāf):143 - Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: "Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau". Tuhan berfirman: "Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku". Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: "Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman".

makan dan beriman

Jamuan (Al-Mā'idah):91 - Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).

Perbuatan syetan

Jamuan (Al-Mā'idah):90 - Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Jamuan (Al-Mā'idah):91 - Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).

pahala bukan dar8 angan-angan kosong

(An-Nisā'):122 - Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan saleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah? 123 - (Pahala dari Allah) itu bukanlah menurut angan-anganmu yang kosong dan tidak (pula) menurut angan-angan Ahli Kitab. Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah. 124 - Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun. :125 - Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil I...

Perintah hijrah

Wanita (An-Nisā'):97 - Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya: "Dalam keadaan bagaimana kamu ini?". Mereka menjawab: "Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)". Para malaikat berkata: "Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?". Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali,

Nikmat Allah

Wanita (An-Nisā'):79 - Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi.

Malas berperang

Wanita (An-Nisā'):77 - Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka: "Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanlah sembahyang dan tunaikanlah zakat!" Setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebahagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. Mereka berkata: "Ya Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada kami sampai kepada beberapa waktu lagi?" Katakanlah: "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun.

Pergaulan suami istri yang baik

Wanita (An-Nisā'):19 - Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.

Kalah menang izin Allah

Keluarga 'Imran ('Āli `Imrān):155 - Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antaramu pada hari bertemu dua pasukan itu, hanya saja mereka digelincirkan oleh syaitan, disebabkan sebagian kesalahan yang telah mereka perbuat (di masa lampau) dan sesungguhnya Allah telah memberi maaf kepada mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. Keluarga 'Imran ('Āli `Imrān):166 - Dan apa yang menimpa kamu pada hari bertemunya dua pasukan, maka (kekalahan) itu adalah dengan izin (takdir) Allah, dan agar Allah mengetahui siapa orang-orang yang beriman. Keluarga 'Imran ('Āli `Imrān):166 - Dan apa yang menimpa kamu pada hari bertemunya dua pasukan, maka (kekalahan) itu adalah dengan izin (takdir) Allah, dan agar Allah mengetahui siapa orang-orang yang beriman.

Perang Badar

Keluarga 'Imran ('Āli `Imrān):123 - Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya. Keluarga 'Imran ('Āli `Imrān):124 - (Ingatlah), ketika kamu mengatakan kepada orang mukmin: "Apakah tidak cukup bagi kamu Allah membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan (dari langit)?" Keluarga 'Imran ('Āli `Imrān):125 - Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda. Keluarga 'Imran ('Āli `Imrān):126 - Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Keluarga 'Imran ('Āli `Imrān):127 - (Allah ...

Ibu

BALADA SANG PUTERI Duhai para gadis... Persiapkan dirimu Sebelum mengarungi mahligai pernikahan Sebelum menjadi seorang permaisuri Jika izin ALLAH kelak terlahir anak dari rahimmu  Kedudukanmu bertambah jadi seorang ibu Bentuk kasih sayang antara ibu dan suami Tentulah ada beda Sayang dan hormat kepada ibu Bukan karena tak bahagia dengan suami Sayang dan hormat kepada suami Bukan karena tak bahagia bersama ibu Ibu, kasih sayangnya tiada terperi Seorang anak tak kan mampu membalas jasa ibu Tanggung jawab suami telah pun jelas secara syar'i Seorang istri andai boleh sujud kepada manusia, maka ia adalah suami Duhai para puteri... Saat jauh dari ibu karena mendampingi suami Adalah sebuah perjuangan batin Yang tidak setiap perempuan memiliki Berbakti kepada ibu tetaplah menjadi hal dirindu Karena ibu...  telah mempertaruhkan hidup mati untuk sang buah hati Semoga ALLAH menjaga ibu kita... Semoga kita mampu berbakti  Selagi ibu masih dipanjangkan umurnya Jangan saki...

Haidh

Sapi Betina (Al-Baqarah):221 - Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.

Allah mengajak ke surga

Sapi Betina (Al-Baqarah):221 - Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang *Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya*. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.

jihad

Sapi Betina (Al-Baqarah):215 - Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan". Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.

Birrul Walidain

Sapi Betina (Al-Baqarah):215 - Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan". Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.

Jurus sehat mental ala Jepang

7 JURUS JEPANG UNTUK MENGATASI OVERTHINKING Dr. Jen Zainal Asyikin Hans  ■ Overthinking atau berpikir berlebihan bisa menguras energi dan menghambat produktivitas.  ■ Jepang memiliki berbagai filosofi dan konsep yang bisa membantu mengatasi overthinking dengan lebih tenang dan terarah.  ■ Berikut adalah 7 jurus Jepang untuk mengatasi overthinking: 1. Ikigai (生き甲斐) – Temukan Alasan Hidup Apa itu? ■ Ikigai adalah konsep tentang menemukan tujuan hidup yang memberi makna dan kebahagiaan. Bagaimana membantu? ■ Saat overthinking, tanyakan pada diri sendiri: Apakah ini benar-benar penting dalam perjalanan hidupku? Fokus pada hal yang membawa makna akan mengurangi kecemasan yang tidak perlu. 2. Wabi-Sabi (侘寂) – Terima Ketidaksempurnaan Apa itu? ■ Wabi-sabi adalah seni menerima ketidaksempurnaan dan menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan itu sendiri. Bagaimana membantu? ■ Overthinking sering terjadi karena kita ingin segalanya sempurna. Wabi-sabi mengajarkan bahwa tidak ada y...

birrul walidain

19.2.27 13.41 Sapi Betina (Al-Baqarah):83 - Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapa, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling.

Putriku Kembali

Tak tahan lagi... seorang ibu trenyuh, haru, dan terpaku. Bagai menemukan mutiara yang hilang. Putri ayu yang cantik jelita, penyejuk dua mata, kini telah kembali... sang ibu pun memainkan jari jemarinya sambil menguntai mutiara kata; “ANDAI DUNIA TAHU ISI HATIKU SAAT INI” ... 31 jan 2014

Teman lama

Alhamdulillah... dibalik nyaris putus asa krn ksibukan dunia, marasa diri hina tiada harga, ALLAH kirimkan saudara. Masih punya asa.  Teman sekian puluh tahun yang lalu Kakak saat diniyyah putri dulu Tiada sengaja  Kakak sakit menyapaku Tanda gerakan dari Tuhanku Dalam hening sepi dini hari Siapalah diri ini Apalah yang kumiliki Engkau hadir begitu dekat Engkau pemilik segalanya Penyakit dari sisiMu Kesehatan milikMu Sembuhkan saudaraku Ampuni dosanya Kuatkan imannya Kembalikan kesehatannya Sabar atas penyakit Syukur dalam tafakkur Masih banyak nikmat  Semoga semua kembali selamat. Amiin... 31 jan 2017

senangkan diri sendiri

Hidup ini berproses. Setiap diri memiliki kelebihan dan kekurangan tanpa harus merengek minta diperhatikan orang lain.

Mengelola emosi

https://www.facebook.com/share/p/1CEkzTReEE/ Mnegelola emosi sejarah ulama

MENDHEM JERU MIKUL DHUWUR

Mendhem jeru mikul duwur adalah pribahasa bahasa Jawa. Pribahasa tersebut memiliki makna terkait berbakti kepada orang tua. Mendhem jeru berasal dari dua kata yaitu mendhem yang artinya mengubur, dan jeru artinya dalam sekali. Arti umumnya adalah mengubur dalam-dalam hingga tak ada yang terlihat. Adapun maksud dari pribahasa tersebut adalah seorang anak jika mendapati kekurangan, kesalahan atau aib dari orang tuanya atau ayah ibunya, hendaklah menyimpan dan menyembunyikan sebaik mungkin. Agar tidak diketahui oleh orang lain. Jangan sampai karena dinasehati orang tua menimbulkan rasa tidak suka, muncul rasa kesal. Atau karena kondisi ekonomi orang tua ia mereka tidak memiliki tempat tinggal yang layak, kontrak rumah berpindah-pindah, atau memiliki rumah tapi sangat sederhana, malu dengan tetangga dan teman. Karena tekanan ekonomi dan sosial menjadikan emosi orang tua tidak stabil, akhirnya menimbulkan sakit hati atau kebencian anak kepada orang tua. Rasa benci dan sakit hati...

Hakekat Sepi dalam Rumah Tangga

Dalam relasi yang bertumbuh, sepi sering disalahpahami sebagai jarak yang berbahaya. Banyak orang mengira bahwa ketika pasangannya merasa sepi, itu berarti cinta berkurang atau perhatian menghilang. Padahal sepi tidak selalu menunjuk ke arah hubungan, sering kali ia menunjuk ke dalam diri. Sepi adalah bahasa batin yang muncul saat jiwa sedang memproses, menata ulang, atau mencari makna yang lebih dalam dari keberadaannya sendiri. Pasangan yang matang memahami bahwa tidak semua kesunyian perlu ditakuti, karena tidak semua kesunyian ingin ditinggalkan. Secara psikologis, kedewasaan emosional membuat seseorang mampu membedakan antara kebutuhan akan kebersamaan dan kebutuhan akan ruang batin. Secara sosial, kita sering diajarkan bahwa pasangan harus selalu saling mengisi, saling menghibur, dan saling hadir setiap waktu. Pola pikir ini tanpa sadar menciptakan ketergantungan emosional yang rapuh. Pasangan yang matang justru berdiri di atas pemahaman bahwa dua jiwa yan...

Kitab Diri

Kitab Diri : Kitab yang Bergerak di Hati Selalu bersyukur dan berbahagia bukan karena hidup selalu ramah, melainkan karena hati telah belajar menerima sebagai bentuk tertinggi dari iman. Syukur bukan reaksi setelah memperoleh, tetapi kesadaran sebelum menilai. Ia adalah mata yang melihat bahwa apa pun yang hadir datang bukan tanpa izin, bukan tanpa maksud, bukan tanpa kasih. Dalam menjalankan setiap peran yang hadir pada diri kita sebagai anak, orang tua, sahabat, pekerja, atau pejalan sunyi kita tidak sedang memainkan sandiwara, melainkan sedang dihadirkan. Dan setiap peran adalah amanah, bukan untuk dibanggakan, tetapi untuk dijalani dengan penuh hadir. Setiap langkah kaki yang kita ayunkan di bumi ini, sesungguhnya adalah jejak dzikir. Jika langkah itu diiringi prasangka baik, ia menjadi keberkahan yang berjalan. Bukan tanah yang memberkahi langkah kita, tetapi kesadaran dalam melangkah yang membuat tanah pun ikut bersujud. Maka jangan biarkan su’udzhan bersemayam di hati bukan hany...